Pendidikan

Wali Murid Protes Sampah Kiriman Tambaksari Membludak Di Depan Gerbang Sekolah

Syarif 06 May 2026

Bagikan:

WhatsApp Facebook Twitter X
<div><strong>Wali Murid Protes Sampah Kiriman Tambaksari Membludak Di Depan Gerbang&nbsp; Sekolah</strong></div>
K-BeriNews.com -Permasalahan lingkungan di kawasan pendidikan kembali menjadi sorotan. Tumpukan sampah yang berasal dari wilayah Kecamatan Tambaksari kini menumpuk di area depan gerbang SMKN 5 Surabaya, tepatnya di wilayah Kelurahan Mojo. Sampah kiriman tersebut menyebabkan kondisi udara, baik pada malam maupun pagi hari, menjadi tidak segar dan menimbulkan keresahan bagi pihak sekolah, siswa, serta wali murid di sekitar lingkungan sekolah. Tumpukan sampah yang terus meningkat tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap yang menyengat. Kondisi ini sangat mengganggu proses kegiatan belajar mengajar. Para siswa mengaku kesulitan berkonsentrasi saat berada di dalam kelas, terutama ketika angin membawa aroma tidak sedap masuk ke area sekolah. 

Selain mengganggu kenyamanan, kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan. Lingkungan yang kotor dan dipenuhi sampah dapat menjadi sumber penyakit serta mengundang berbagai faktor penyakit yang berbahaya bagi kebersihan dan kesehatan siswa sekolah. 

Pihak sekolah menyampaikan bahwa keberadaan tempat penampungan sampah (TPS) di depan gerbang sangat tidak layak dan sudah ada pembicaraan yang dihadiri pihak keluruhan,  perwakilan camat dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  yang akan menutup tps, dalam hal ini pihak sekolah sudah menunggu progres penutupan. mengingat lokasi tersebut merupakan area pendidikan yang seharusnya bersih, sehat, dan nyaman. Apalagi, sekolah sedang berupaya menciptakan lingkungan yang asri guna mendukung kualitas pendidikan siswa. 

Warga sekitar juga mengeluhkan hal serupa. Mereka berharap adanya tindakan tegas dari pihak terkait agar tidak terjadi pembuangan sampah lintas wilayah yang memperparah kondisi lingkungan di Kelurahan Mojo. Diperlukan langkah cepat serta koordinasi antara pemerintah daerah, pihak kelurahan, kecamatan, dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya untuk menutup dan menata kembali pengelolaan sampah di Jalan Kaliwaron, tepat di depan sekolah. 

Lurah setempat memiliki tanggung jawab besar dalam penanganan persoalan ini, dengan dukungan dari pihak kecamatan dan dinas terkait. Wali murid juga meminta kepala sekolah untuk turut mendukung upaya penutupan TPS Kaliwaron demi menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif bagi siswa. 

Wali Kota Surabaya mendukung kawasan pendidikkan bebas sampah untuk menjaga kenyamanan belajar mengajar di lingkungan sekolah. 

Penanganan yang tepat diharapkan dapat mengembalikan fungsi lingkungan sekolah sebagai tempat yang bersih, sehat, dan layak untuk kegiatan belajar mengajar.

Permasalahan ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di area pendidikan sebagai tempat generasi penerus bangsa.
#Surabaya